BTS, Catatan, K-Pop

Love Yourself: What Am I to You [26-selesai]

[26] “Kamu sebenarnya siapa?” “Joen Jungkook. Kookie… Kookie….” jawabnya sambil menaik-turunkan bahu sambil meringis. Dan itu membuatku sangat sebal. Semakin sebal karena dia tidak tahu kalau aku sedang sebal! Aku menatapnya tanpa ekspresi, yang selanjutnya dia kikuk sendiri. “Hyung, ada yang bilang kalau orang sering marah-marah itu cepat mati,” kelakar yang sungguh tidak lucu, tidak pada tempatnya. “Kookie-a….” “Hehe, tidak…

Continue Reading

BTS, Catatan, K-Pop

Love Yourself: What Am I to You [21-25]

[21] Aku pernah bilang tentang warna kesukaan. Biru. Tapi ketika aku membuka mata saat itu, semuanya serbaputih. Atap tujuan mataku yang pertama. Sangat bersih. Lalu aku beralih melihat sekeliling. Semuanya juga putih. Bersih. Dan, bau obat. Itu di rumah sakit. Badanku sakit semua. Tapi ketika mencoba menggerakan kaki, hatiku terasa lebih sakit. Appa, aku tidak bisa menari. Appa…. Selanjutnya semua…

Continue Reading

BTS, Catatan, K-Pop

Love Yourself: What Am I to You [16-20]

[16] “Jimin-a! Apa yang Namjoon katakan padamu?” Suara yang samar semakin jelas terdengar, dan ketika pintu kamarku dibuka… aku terlambat berbuat sesuatu. “Oh, maaf aku masuk di saat yang tidak tepat.” Ruri Noona melangkah mundur sambil menutup pintu kamarku. Aku? Bengong. Melongo. Melotot. Tidak tahu apakah dunia masih berputar. “Jimin-a! Kalau sudah pakai baju, lekas keluar. Ada yang ingin aku…

Continue Reading

BTS, Catatan, K-Pop

Love Yourself: What Am I to You [11-15]

  [11] Penerimaan yang sepertinya sudah sangat dekat dan akrab, mendadak terasa jauh. Penolakan justru berasal dari orang asing, dan tidak penting. Tapi sangat mengganggu. Kim Namjoon. “Sudah lama?” tanyanya. “Ha?” tanyaku balik. Aku masih terkejut. “Kamu merebut Ruri dariku. Sadar?” “Ha?” “Usiamu berapa?” “20,” jawabku polos. “Apa usia 20 punya kegemaran bilang ‘ha’ begitu?” “Ha? Em… tunggu sebentar…. Apa…

Continue Reading